Kamu itu
Kamu, ya kamulah yang memperkenalkan padaku, hewan satu itu, yang kamu senangi itu dan yang kamu sering sebut itu.
itu yang menjadi apa yang aku sukai
itu lah alasan mengapa aku menyukainya
itu sebabnya sampai sekarang aku masih memikirkan dan bahkan mengkhawatirkanmu
itu lah sesuatu yang aku peluk tiap hari dan ingat bahwa apa yang menjadi kesukaanmu tidaklah pudar
itu yang membuatmu sadar, bahwa hewan itu suka sekali berkelompok
itu juga menjadi alasanku untuk menangis dan meminta maaf karena tak bisa lagi menemanimu
kamu itu yang telah mengisi hari - hari ku dan selalu terpesona dengan hewan yang satu ini
kamu itu (pengen nangis)



